Qadarullah sayang..perjalananmu hanya sampai di sini. Setelah hampir 12 minggu Ibu mengandungmu, dan 4 hari mempertahankanmu dari ancaman itu, akhirnya Ibu menyerah pada takdir Allah.
Ahad siang, perut Ibu sudah mulai terasa mulas. Darah yang keluar pun sudah semakin merah walaupun tak banyak. Akhirnya, ahad sore itu juga, Ibu meminta Bapak untuk mengantar Ibu ke ER Hamad Hospital, yang alhamdulillah lokasinya tak jauh dari rumah. Mas Ghazy, Ibu titipkan ke rumah kawannya, Syamil. Sedangkan mbak Alma, Ibu titipkan ke rumah Bunda Dwi.
Sesampainya di ER, alhamdulillah pasiennya sepi dan Ibu pun langsung ditangani. Di treatment room, Ibu diperiksa oleh seorang dokter perempuan, dan dia mengatakan kalau kau sudah mulai turun. Dan dia memutuskan untuk mengeluarkanmu. Sedihnya Ibu, Nak.....tapi hanya Allah yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita semua. Ibu sudah pasrah.


