Roti ini asli empuk banget. Tanpa bahan tambahan a.k.a bread improver yang biasa dipakai untuk mengempukkan roti. Dan juga irit telur karena telur yang digunakan cuma 1 butir.
Live..Learn..Laugh Together... Setiap langkah hidup yang kami jalani, hanya untuk mencapai ridha Allah
Showing posts with label bread. Show all posts
Showing posts with label bread. Show all posts
July 27, 2012
February 8, 2012
Banana Cheese Bread
Memanfaatkan 2 buah pisang yang nyaris kadaluarsa. Awalnya mau buat banana chiffon cake, tapi karena telurnya mau buat bikin lapis legit besok, akhirnya bolak balik buku primbon dan dapat resep ini yang cuma butuh 1 telur hehe...
Rotinya empuk banget dan pori-porinya halus. Aromanya perpaduan pisang dan kayu manis. Dan rasanya....nyamm...nyamm. Baru pulang kerja, suamiku langsung melahap 3 1/2 biji...hihihi. Kata blio, lagi laper dan rotinya enaaak. Alhamdulillah :)BANANA CHEESE BREAD
Bahan2:
- 400 garm bread flour/cakra kembar
- 100 gram all pupose flour/segitiga biru
- 2 1/4 sdt ragi instan
- 75 gram gula pasir
- 20 gram susu bubuk (saya: 2sdm)
- 1 sdt kayu manis bubuk
- 200 gram pisang, dihaluskan (saya: ditambah perasan 1/2 buah lemon, agar tidak menghitam)
- 1 butir telur
- 135 ml air es
- 50 gram margarin
- 1 sdt garam
- 2 sdm susu evaporated untuk olesan (saya : 1 kemasan kecil susu evap. merk rainbow)
- 15 gram gula palem utk taburan (saya: keju parut untuk taburan)
Cara Membuat:
1. Campur kedua macam terigu, susu bubuk, gula pasir, kayu manis bubuk dan ragi instan. Aduk rata.
2. Masukkan pisang yang sudah dihaluskan. Uleni rata
3. Tambahkan telur dan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis.
4. Masukkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Bulatkan. Tutup dengan plastik dan diamkan di tempat hangat selama 30 menit / mengembang 2 x lipat (proofing)
5. Tinju adonan hingga kempis. Timbang masing-masing 20 gram. Bulatkan. Diamkan selama 10 menit.
6. Gulung adonan memanjang. Ambil 3 adonan. Kepang.
7. Tata di atas loyang yang sudah dioles margarin. Diamkan 60 menit hingga mengembang (final proofing)
8. Oles dengan susu evaporated. Tabur gula palem/keju parut
9. Oven selama 12 menit dengan suhu 200 derajat celsius di oven tengah.
Note:
* Langkah 1-4 saya proses dengan mikser agar bahan tercampur rata dan dilanjutkan dengan ulen manual.
* Ulen manual : taburi alas dengan terigu. Uleni adonan di atasnya. Sesekali dibanting agar glutennya terbentuk. Jika adonan lengket di alas, serok dengan scrapper. Jangan terlalu sering menambahkan terigu karena roti akan keras (saya 2 kali tabur). Jika adonan sudah elastis, maka adonan sudah siap diproofing.
Elastis = saat adonan ditarik melebar tidak robek.
* Untuk proofing di musim dingin, saya biasa menggunakan oven yang sudah dipanaskan dengan api kecil (50 derajat). Matikan api lalu diamkan sebentar agar tak terlalu panas. oven hangat untuk proofing sudah siap digunakan.
* Tanda jika adonan siap dibentuk saat proofing pertama ialah saat ditusuk, adonan tidak kembali, alias mingslep. Kalau adonan masih membal, berarti adonan perlu didiamkan beberapa saat lagi.
Selamat mencoba yaaa...;)
(sumber: Variasi Roti Lezat & Cantik 2, Majalah Sedap)
August 21, 2011
Bakpau
Setelah beberapa hari yang lalu udah berhasil nemu wheat starch, yang katanya sama dengan tepung tangmien, di supermarket, maka hari ini aku mau coba bikin bakpau. Alhamdulillah warna adonan bakpauku putih, nggak kekuningan gitu. Dan tiba-tiba muncul ide buat nambahin warna merah di tengahnya. Kan jadinya merah putih tuh? Pas buat ikut ngeramein challenge idfb nih hehehe....*nyethok jari*
Kemarin sempet bingung mau bikin apa buat ikut ngeramein challenge di Indonesian Foodblogger bulan ini yang temanya Red & White. Maklum newbie, baru pertama kali ikutan challenge kaya gini...n_nV
Kemarin sempet bingung mau bikin apa buat ikut ngeramein challenge di Indonesian Foodblogger bulan ini yang temanya Red & White. Maklum newbie, baru pertama kali ikutan challenge kaya gini...n_nV
July 10, 2011
Homemade Milk Bread a.k.a Roti Tawar Susu
Mumpung lagi musim rajin, hari ini bikin cemilan (cemilan bumil karna kalo pagi bisa laper berats hahaha) lagi...kalo masakan, sementara masih ilfil huehehehe.
Kali ini bikin roti tawar, biar bisa dioles macem-macem sesuai selera. Tapi walo nggak dikasih olesan apa2, rotinya juga enak lho...nggak (istilah orang jawanya) sepo. Dalemnya moist, atasnya manis karena dioles campuran susu dan madu...yummmm...alhamdulillah anak2 dan bapaknya suka...:))
Kali ini bikin roti tawar, biar bisa dioles macem-macem sesuai selera. Tapi walo nggak dikasih olesan apa2, rotinya juga enak lho...nggak (istilah orang jawanya) sepo. Dalemnya moist, atasnya manis karena dioles campuran susu dan madu...yummmm...alhamdulillah anak2 dan bapaknya suka...:))
Cinnamon Rolls
Alhamdulillah ketemu juga resep yang pas buat roti favorit kami sekeluarga, Cinnamon Rolls. Hampir setiap jalan ke City Center, adek Alma nunjuk counter yang baunya semerbak menggoda....
Ini percobaan ke berapa ya? lupa!....udah berkali2 nyoba sih, tapi hasilnya keras mlulu. Tapi ya namanya orang penasaran, coba teyus lah sampe dapet yang pas..:))
Ini percobaan ke berapa ya? lupa!....udah berkali2 nyoba sih, tapi hasilnya keras mlulu. Tapi ya namanya orang penasaran, coba teyus lah sampe dapet yang pas..:))
May 11, 2011
Roti Manis ala Pak Manfred
Semalam buat roti lagi buat bekel si mas sekolah. Kali ini pakai resepnya Pak Manfred yang katanya empuk. Tapi kayaknya ragi yang kupunya udah agak2 ngambek kerjanya **hmm..udah disimpen berapa bulan ya?**. Waktu itu di Al Meera adanya ragi kemasan gede sih, jadi mau nggak mau ya belinya kemasan gede. Begitu dibuka dan dipakai 2 sdt (bikin roti resep NCC), sisanya kusimpen di tu****ware. Awal2 dipakai, cepet ngembang adonannya. Akhir2 ini kok perasaan tambah loyo aja. Mau dibuang, sayang. Lha wong masih banyak jeh...expirednya dulu kuliat juga masih lama. (setelah raginya kucek aktivitasnya dengan melarutkan 1 sdt ragi ke sedikit air hangat, ternyata raginya emang udah nggak bisa aktivitas lagi alias loyo bow. Tandanya, nggak keluar buih setelah larutan ragi didiamkan beberapa menit di suhu ruang-agak hangat-)
Labels:
bread,
foodie,
photography
Subscribe to:
Posts (Atom)





